Minggu, 24 November 2013

Tugas softskill Bahasa indonesia tentang PI

PENULISAN ILMIAH
PEMBUATAN WEBSITE UNTUK MEMBAYAR PAJAK SECARA ONLINE YANG DIDUKUNG DATABASE MENGGUNAKAN APPLIKASI MYSQL

logo_gunadarma.jpg

Nama : Hadi Anggono
NPM : 13111131
Kelas : 3KA37



Sistem Informasi

UNIVERSITAS GUNADARMA




I .      Latar belakang

Dijaman yang sudah modern ini hampir semua kegiatan manusia dibantu oleh mesin teknologi, baik itu untuk Pekerjaan kantor maupun pekerjaan sehari hari, hal ini tidak dapat di hindari karena sekarang manusia telah memasuki jaman ternologi, diamna tampa teknologi semua kegiatan berasa lebih berat dan lebih sulit untuk dikerjakan.

Oleh karena itu tidak sedikit para pemuda yang memiliki basis teknologi dan system informasi berlomba – lomba menciptakan suatu karya yang dibutuhkan untuk mempermudah atau memperlancar suatu pekerjaan manusia, karena bukan hanya untuk mendapatkan penghasilan tetapi juga dapat berbakti dan membantu masyarakat lewat teknologi yang diciptakaannyaDisini saya pribadi ingin membuat aplikasi untuk memperpanjang pajak melalui online.

Seperti yang kita ketahui bahwa Negara Indonesia memiliki jumlah kendaraan yang sangat banyak di banding Negara-negara lainnya, itu semua terjadi karena masyarakat Indonesia lebih senang memiliki dan menaiki kendaraan pribadi dibandingkan menggunakan sarana transportasi umum yang telah di sediakan oleh pemerintah, al hasil banyak sekali transaksi pembelian kendaraan baik yang beroda 2 maupun yang beroda 4.
Dan tidak lepas dari itu semua para pemilik kendaraan diwajipkan untuk membayar pajak kendaraan setiap tahunnya. Untuk masalah biaya tidak menjadi suatu persoalan yang rumit bagi para pemilik kendaraan hanya saja untuk pembayaran pajak itu sendiri yang masih sulit karena para pemilik kendaraan diwajibkan untuk dating ke samsat diwilayah masing – masing dan harus mengantri selama beberapa jam.

Untuk para pekerja terutama pekerja swasta hal ini di anggap membuang2 waktu karena mereka hanya memiliki waktu yang amat sedikit diluar dari pekerjaan mereka, jika adapun mereka lebih memanfaatkannya untuk beristirahat selepas bekerja dan menghadapi macet yang luar biasa, oleh karena itu akan lebih mempermudah masyarakat jika polisi dapat menciptakan aplikasi pembayaran pajak memalui online, dengan begitu proses transaksi dapat dilakukan dimana saja tampa harus dating jauh – jauh dan mengantri di samsat yang letaknya mungkin cukup jauh dari rumah masyarakat.



II.      Manfaat teoritis untuk jurusan

Setelah mempelajari aplikasi ini diharapkan agar mahasiswa :

  • ·         Dapat mengerti lebih detail tentang struktur database.
  • ·         Mengetahui langkah kerja suatu system yang berhubungan dengan database.
  • ·         Dapat mengembangkan ilmu yang diperoleh mengenai database dan membuat aplikasi yang lebih banyak memiliki fungsinya dan berguna bagi lingkungan dan masyarakat.

  • Manfaat akademis untuk masyarakat :
  • ·         Masyarakat lebih paham tentang dasar database.
  • ·         Masyarakat dapat mencoba dan mengimplementasikan apa yang telah di pelajari dari pi ini.
  • ·         Masyarakat dapat mengerti lebih dalam tentang struktur database dan mengetahui langkah2 kerja struktur database lainnya yang ada di sekitar lingkungan.


III.     Nama teori dan isinya

Teorinya

Untuk applikasi ini kita menggunakan sebuah website yang digabungkan dengan program applikasi database menggunakan mysql. Pertama-tama para pengguna atau pembayar pajak kendaraan akan memasuki sebuah website yang telah di rancang sedemikian rupa, setelah itu akan ada pilihan dimana para pengguna masuk kedalam rancangan atau atat cara pembayaran pajak motor secara online, disini pengguna diminta untuk memasukan beberapa data seperti merk atau tipe kendaraan, nomor polisi, nama pemilk, nomor urut dan jenis kendaraan, lalu aka nada pilihan dimana daerah anda berada seperti contoh cikarang tambun utara dan alamat e-mail untuk konfigurasi.

Setelah selesai maka data yang tadi akan dimasukan kedalam database yang telah disediakan. kemudian computer akan memeriksa apakah semua data yang dimasukan telah pas dengan data yang ada pada samsat setempat, jika sudah maka akan muncul tampilan konfigurasi sukses, setelah itu maka website akan mengirimkan rancangan biaya untuk dibayar melalui transfer bank. kemudian setelah para pengguna aplikasi membayar maka masuk kembali kedalam website dan klik biaya telah dibayar, setelah di cek oleh computer maka computer akan mengirimkan email ke anda berupa tanda bukti pembayaran pajak, print tanda bukti tersebut dan datanglah ke polres atau polda terdekat dan minta cap pajak pada stnk setelah menunjuki tanda bukti pembayaran pajak.


Kelebihan dan kekurangannya :
Kelebihan
·         Mempermudah proses transaksi pembayaran pajak tampa harus datang ke samsat setempat dan mengantri yang memakan waktu yang lama
·         Mempernyaman para pembayar pajak dengan cara yang praktis
·         Lebih menghemat waktu dan lebih efisien
Kekurangan
·         Applikasi perlu dilindungi dengan tingkat keamanan yang tinggi agar tidak terjadi  tindak penghackan dan pengacauan database yang menyangkut data – data penting
·         Masih tidak dilengkapinya proses pengecapan pada stnk, jadi kita harus tetap datang ke polda atau polres terdekat untuk meminta cap


 Kelebihan dan kekurangannya :

Kelebihan

  • ·         Mempermudah proses transaksi pembayaran pajak tampa harus datang ke samsat setempat dan mengantri yang memakan waktu yang lama
  • ·         Mempernyaman para pembayar pajak dengan cara yang praktis
  • ·         Lebih menghemat waktu dan lebih efisien


Kekurangan

  • ·         Applikasi perlu dilindungi dengan tingkat keamanan yang tinggi agar tidak terjadi  tindak penghackan dan pengacauan database yang menyangkut data – data penting
  • ·         Masih tidak dilengkapinya proses pengecapan pada stnk, jadi kita harus tetap datang ke polda atau polres terdekat untuk meminta cap

















Senin, 28 Oktober 2013

Kerajinan boneka dengan menggunakan kain flannel

Latang belakang

akhir - akhir ini saya melihat banyak sekali toko - toko hadiah ulang tahun di daerah rumah saya, beberapa diantanya adalah yang menjual boneka, awalnya saya sempat mengantarkan teman saya kesalah satu toko tersebut, namun setelah saya lihat - lihat barang yang di jual barangnya hanya itu - itu saja seperti boneka teddy bear, dolphin, hello kitty dan lainnya. saya sempet ke toko seperti itu waktu saya kecil namun hingga saya dewasa tidak ada perubahan yang signifikan alias brangnya itu2 saja. kemudian saya melihatt suatu karya menarik yaitu gantungan kunci menggunakan bahan kain flannel, gantungan kunci ini bisa dibilng jarang ada dan pada saat itu adalah pertama kalinya saya melihat kerajinan seperti tersebut, kemudian saya iseng mencari karya lainnya di google dan hasilnya wahh, ternyata banyak hasil karya dengan kain flanel yang bagus bagus, dan saat saya tanya salah seorang pembuat kerajinan ini dia bilang biaya yang di keluarkan untuk membuat boneka tsb tidaklah mahal, maka dari situlah saya mulai membuat kerajinan boneka dengan kain flanel, karna biayanya yang murah dan pembuatannya yang tidak sulit hasil yang dihasilkan dapat mencapai maksimal dan dapat dijual dengan murah. Dengan adanya alasan ini saya yakin boneka dengan bahan kain flanel dapat menjadi suatu industri kreatif yang dapat bersaing dengan boneka - boneka yang banyak beredar di toko kado.

Segmentasi
Alasan saya membuat industri kreatif ini adalah saya ingin menciptakan hal baru dalam suatu karya industri, saya ingin membongkar kejenuhan para konsumen dengan suatu karya yang baru, bukan berarti saya ingin memonolpoli atau berfikir bahwa produk lama harus diganti produk baru saya hanya ingin memberikan pilihan lebih kepada konsumen dengan sebuah karya baru

Managemen

Untuk sekarang saya baru memiliki 5 karyawan yang terbagi dari bagian menjahit dan menggunting pola, industri saya masih kecil namun alhamdullilah sudah dikenal banyak orang, saya berharap di masa yang akan datang industri saya ini dapat terus berkembang dan menjadi industri yang besar


Iklan poster 

ini lah iklan dari produk saya 






*peringatan !!! 
apa yang saya tulis disini merupakan tugas dari kampus saya jadi semua ini hanya rekayasa belaka !!!

*saya tidak kenal dengan orang tersebut jadi jika ingin memesan boneka buatannya harap hubungi link tsb.






Selasa, 11 Juni 2013

Uang, Bank dan, Penciptaan uang

Uang
Uang dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum. Alat tukar itu dapat berupa benda apapun yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Dalam ilmu ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran hutang.Beberapa ahli juga menyebutkan fungsi uang sebagai alat penunda pembayaran.
Keberadaan uang menyediakan alternatif transaksi yang lebih mudah daripada barter yang lebih kompleks, tidak efisien, dan kurang cocok digunakan dalam sistem ekonomi modern karena membutuhkan orang yang memiliki keinginan yang sama untuk melakukan pertukaran dan juga kesulitan dalam penentuan nilai. Efisiensi yang didapatkan dengan menggunakan uang pada akhirnya akan mendorong perdagangan dan pembagian tenaga kerja yang kemudian akan meningkatkan produktifitas dan kemakmuran.
Pada awalnya di Indonesia, uang —dalam hal ini uang kartall— diterbitkan oleh pemerintah Republik Indonesia. Namun sejak dikeluarkannya UU No. 13 tahun 1968 pasal 26 ayat 1, hak pemerintah untuk mencetak uang dicabut. Pemerintah kemudian menetapkan Bank Sentral, Bank Indonesia, sebagai satu-satunya lembaga yang berhak menciptakan uang kartal. Hak untuk menciptakan uang itu disebut dengan hak oktroi.
Fungsi
Secara umum, uang memiliki fungsi sebagai perantara untuk pertukaran barang dengan barang, juga untuk menghindarkan perdagangan dengan cara barter. Secara lebih rinci, fungsi uang dibedakan menjadi dua yaitu fungsi asli dan fungsi turunan.
Fungsi asli
Fungsi asli uang ada tiga, yaitu sebagai alat tukar, sebagai satuan hitung, dan sebagai penyimpan nilai.
-  Uang berfungsi sebagai alat tukar atau medium of exchange yang dapat mempermudah pertukaran. Orang yang akan melakukan pertukaran tidak perlu menukarkan dengan barang, tetapi cukup menggunakan uang sebagai alat tukar. Kesulitan-kesulitan pertukaran dengan cara barter dapat diatasi dengan pertukaran uang.
-  Uang juga berfungsi sebagai satuan hitung (unit of account) karena uang dapat digunakan untuk menunjukan nilai berbagai macam barang/jasa yang diperjualbelikan, menunjukkan besarnya kekayaan, dan menghitung besar kecilnya pinjaman. Uang juga dipakai untuk menentukan harga barang/jasa (alat penunjuk harga). Sebagai alat satuan hitung, uang berperan untuk memperlancar pertukaran.
-  Selain itu, uang berfungsi sebagai alat penyimpan nilai (valuta) karena dapat digunakan untuk mengalihkan daya beli dari masa sekarang ke masa mendatang. Ketika seorang penjual saat ini menerima sejumlah uang sebagai pembayaran atas barang dan jasa yang dijualnya, maka ia dapat menyimpan uang tersebut untuk digunakan membeli barang dan jasa di masa mendatang.
Fungsi Turunan
Selain ketiga hal di atas, uang juga memiliki fungsi lain yang disebut sebagai fungsi turunan. Fungsi turunan itu antara lain:
-  Uang sebagai alat pembayaran yang sah. Kebutuhan manusia akan barang dan jasa yang semakin bertambah dan beragam tidak dapat dipenuhi melalui cara tukar-menukar atau barter. Guna mempermudah dalam mendapatkan barang dan jasa yang diperlukan, manusia memerlukan alat pembayaran yang dapat diterima semua orang, yaitu uang.
-  Uang sebagai alat pembayaran utang. Uang dapat digunakan untuk mengukur pembayaran pada masa yang akan datang.
-  Uang sebagai alat penimbun kekayaan. Sebagian orang biasanya tidak menghabiskan semua uang yang dimilikinya untuk keperluan konsumsi. Ada sebagian uang yang disisihkan dan ditabung untuk keperluan di masa datang.
-  Uang sebagai alat pemindah kekayaan. Seseorang yang hendak pindah dari suatu tempat ke tempat lain dapat memindahkan kekayaannya yang berupa tanah dan bangunan rumah ke dalam bentuk uang dengan cara menjualnya. Di tempat yang baru dia dapat membeli rumah yang baru dengan menggunakan uang hasil penjualan rumah yang lama.
-  Uang sebagai alat pendorong kegiatan ekonomi. Apabila nilai uang stabil orang lebih bergairah dalam melakukan investasi. Dengan adanya kegiatan investasi, kegiatan ekonomi akan semakin meningkat.

Syarat-syarat

Suatu benda dapat dijadikan sebagai “uang” jika benda tersebut telah memenuhi syarat-syarat tertentu. Pertama, benda itu harus diterima secara umum (acceptability). Agar dapat diakui sebagai alat tukar umum suatu benda harus memiliki nilai tinggi atau —setidaknya— dijamin keberadaannya oleh pemerintah yang berkuasa. Bahan yang dijadikan uang juga harus tahan lama (durability), kualitasnya cenderung sama (uniformity), jumlahnya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat serta tidak mudah dipalsukan (scarcity). Uang juga harus mudah dibawa, portable, dan mudah dibagi tanpa mengurangi nilai (divisibility), serta memiliki nilai yang cenderung stabil dari waktu ke waktu (stability of value).

Jenis

Uang yang beredar dalam masyarakat dapat dibedakan dalam dua jenis, yaitu uang kartal (sering pula disebut sebagai common money) dan uang giral. Uang kartal adalah alat bayar yang sah dan wajib digunakan oleh masyarakat dalam melakukan transaksi jual-beli sehari-hari. Sedangkan yang dimaksud dengan uang giral adalah uang yang dimiliki masyarakat dalam bentuk simpanan (deposito) yang dapat ditarik sesuai kebutuhan. Uang ini hanya beredar di kalangan tertentu saja, sehingga masyarakat mempunyai hak untuk menolak jika ia tidak mau barang atau jasa yang diberikannya dibayar dengan uang ini. Untuk menarik uang giral, orang menggunakan cek.

Menurut bahan pembuatannya

Uang menurut bahan pembuatannya terbagi menjadi dua, yaitu uang logam dan uang kertas.
  • Uang logam
Uang logam adalah uang yang terbuat dari logam; biasanya dari emas atau perak karena kedua logam itu memiliki nilai yang cenderung tinggi dan stabil, bentuknya mudah dikenali, sifatnya yang tidak mudah hancur, tahan lama, dan dapat dibagi menjadi satuan yang lebih kecil tanpa mengurangi nilai. Uang logam memiliki tiga macam nilai:
-  Nilai intrinsik, yaitu nilai bahan untuk membuat mata uang, misalnya berapa nilai emas dan perak yang digunakan untuk mata uang.
-  Nilai nominal, yaitu nilai yang tercantum pada mata uang atau cap harga yang tertera pada mata uang. Misalnya seratus rupiah (Rp. 100,00), atau lima ratus rupiah (Rp. 500,00).
-  Nilai tukar, nilai tukar adalah kemampuan uang untuk dapat ditukarkan dengan suatu barang (daya beli uang). Misalnya uang Rp. 500,00 hanya dapat ditukarkan dengan sebuah permen, sedangkan Rp. 10.000,00 dapat ditukarkan dengan semangkuk bakso).
Ketika pertama kali digunakan, uang emas dan uang perak dinilai berdasarkan nilai intrinsiknya, yaitu kadar dan berat logam yang terkandung di dalamnya; semakin besar kandungan emas atau perak di dalamnya, semakin tinggi nilainya. Tapi saat ini, uang logam tidak dinilai dari berat emasnya, namun dari nilai nominalnya. Nilai nominal adalah nilai yang tercantum atau tertulis di mata uang tersebut.
  • Uang kertas
Sementara itu, yang dimaksud dengan uang kertas adalah uang yang terbuat dari kertas dengan gambar dan cap tertentu dan merupakan alat pembayaran yang sah. Menurut penjelasan UU No. 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia, yang dimaksud dengan uang kertas adalah uang dalam bentuk lembaran yang terbuat dari bahan kertas atau bahan lainnya (yang menyerupai kertas).

Menurut nilainya

Menurut nilainya, uang dibedakan menjadi uang penuh (full bodied money) dan uang tanda (token money)
  • Uang Penuh (full bodied money)
Nilai uang dikatakan sebagai uang penuh apabila nilai yang tertera di atas uang tersebut sama nilainya dengan bahan yang digunakan. Dengan kata lain, nilai nominal yang tercantum sama dengan nilai intrinsik yang terkandung dalam uang tersebut. Jika uang itu terbuat dari emas, maka nilai uang itu sama dengan nilai emas yang dikandungnya.
  • Uang Tanda (token money)
Sedangkan yang dimaksud dengan uang tanda adalah apabila nilai yang tertera diatas uang lebih tinggi dari nilai bahan yang digunakan untuk membuat uang atau dengan kata lain nilai nominal lebih besar dari nilai intrinsik uang tersebut. Misalnya, untuk membuat uang Rp1.000,00 pemerintah mengeluarkan biaya Rp750,00.

Teori nilai uang

Teori nilai uang membahas masalah-masalah keuangan yang berkaitan dengan nilai uang. Nilai uang menjadi perhatian para ekonom, karena tinggi atau rendahnya nilai uang sangat berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi. Hal ini terbukti dengan banyaknya teori uang yang disampaikan oleh beberapa ahli. Teori uang terdiri atas dua teori, yaitu teori uang statis dan teori uang dinamis.

Teori uang statis

Teori Uang Statis atau disebut juga “teori kualitatif statis” bertujuan untuk menjawab pertanyaan: apakah sebenarnya uang? Dan mengapa uang itu ada harganya? Mengapa uang itu sampai beredar? Teori ini disebut statis karena tidak mempersoalkan perubahan nilai yang diakibatkan oleh perkembangan ekonomi. Yang termasuk teori uang statis adalah:
Teori Metalisme (Intrinsik) oleh KMAPP
Uang bersifat seperti barang, nilainya tidak dibuat-buat, melainkan sama dengan nilai logam yang dijadikan uang itu. Contoh: uang emas dan uang perak.
Teori Konvensi (Perjanjian) oleh Devanzatii dan Montanari

Teori ini menyatakan bahwa uang dibentuk atas dasar pemufakatan masyarakat untuk mempermudah pertukaran.
Teori Nominalisme
Uang diterima berdasarkan nilai daya belinya.
Teori Negara
Asal mula uang karena negara, apabila negara menetapkan apa yang menjadi alat tukar dan alat bayar maka timbullah uang. Jadi uang bernilai karena adanya kepastian dari negara berupa undang-undang pembayaran yang disahkan.

Teori uang dinamis

Teori ini mempersoalkan sebab terjadinya perubahan dalam nilai uang. Teori dinamis antara lain:
Teori Kuantitas dari David Ricardo

Teori ini menyatakan bahwa kuat atau lemahnya nilai uang sangat tergantung pada jumlah uang yang beredar. Apabila jumlah uang berubah menjadi dua kali lipat, maka nilai uang akan menurun menjadi setengah dari semula, dan juga sebaliknya.
Teori Kuantitas dari Irving Fisher

Teori yang telah dikemukakan David Ricardo disempurnakan lagi oleh Irving Fisher dengan memasukan unsur kecepatan peredaran uang, barang dan jasa sebagai faktor yang memengaruhi nilai uang.
Teori Persediaan Kas
Teori ini dilihat dari jumlah uang yang tidak dibelikan barang-barang.
Teori Ongkos Produksi
Teori ini menyatakan nilai uang dalam peredaran yang berasal dari logam dan uang itu dapat dipandang sebagai barang.
2.2       Bank
Bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote.
Kata bank berasal dari bahasa Italia banca berarti tempat penukaran uang. Sedangkan menurut undang-undang perbankan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
Industri perbankan telah mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir. Industri ini menjadi lebih kompetitif karena deregulasi peraturan. Saat ini, bank memiliki fleksibilitas pada layanan yang mereka tawarkan, lokasi tempat mereka beroperasi, dan tarif yang mereka bayar untuk simpanan deposan.

Etimologi

Kata bank berasal dari bahasa Italia banque atau Italia banca yang berarti bangku. Para bankir Florence pada masa Renaissans melakukan transaksi mereka dengan duduk di belakang meja penukaran uang, berbeda dengan pekerjaan kebanyakan orang yang tidak memungkinkan mereka untuk duduk sambil bekerja.
Asal mula terbentuknya sebuah bank tidak terlepas dari adanya perkembangan perdagangan yang telah lama di praktekkan sejak zaman Yunani kuno.
Pada zaman itu, kuil-kuil di Babilonia telah lama mendirikan sebuah kredit usaha mikro sejak tahun 2000 SM. Dimana fungsi dari kuil-kuil bangsa Yunani kuno adalah sebagai safe deposite box atau tempat penyimpanan barang-barang berharga milik pemuja kuil tersebut.  Bangsa Yunani juga pada masa itu telah mulai mencetak uang sebagai alat pembayaran dalam sistem perkreditan mereka.
Kemudian perkembangan perkreditan ini dilanjutkan pada zaman Romawi kuno.  Selain kredit usaha mikro, juga dikembangkannya suatu sistem kredit untuk kepemilikan rumah. Namun, seiring dengan jatuhnya Roma di tahun 476 M, perbankan ikut mengalami kemunduran di Eropa.
Sejalan dengan semakin pesatnya kegiatan perdagangan di Eropa, terutama di Itali sekitar abad ke-13.

Pengertian

Menurut UU RI No 10 Tahun 1998 tanggal 10 November 1998 tentang perbankan, dapat disimpulkan bahwa usaha perbankan meliputi tiga kegiatan, yaitu menghimpun dana,menyalurkan dana, dan memberikan jasa bank lainnya. Kegiatan menghimpun dan menyalurkan dana merupakan kegiatan pokok bank sedangkan memberikan jasa bank lainnya hanya kegiatan pendukung. Kegiatan menghimpun dana, berupa mengumpulkan dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan giro, tabungan, dan deposito. Biasanya sambil diberikan balas jasa yang menarik seperti, bunga dan hadiah sebagai rangsangan bagi masyarakat. Kegiatan menyalurkan dana, berupa pemberian pinjaman kepada masyarakat. Sedangkan jasa-jasa perbankan lainnya diberikan untuk mendukung kelancaran kegiatan utama tersebut. Bank didirikan oleh Prof. Dr. Ali Afifuddin, SE. Inilah beberapa manfaat perbankan dalam kehidupan:
  • Sebagai model investasi, yang berarti, transaksi derivatif dapat dijadikan sebagai salah satu model berinvestasi. Walaupun pada umumnya merupakan jenis investasi jangka pendek (yield enhancement).
  • Sebagai cara lindung nilai, yang berarti, transaksi derivatif dapat berfungsi sebagai salah satu cara untuk menghilangkan risiko dengan jalan lindung nilai (hedging), atau disebut juga sebagai risk management.
  • Informasi harga, yang berarti, transaksi derivatif dapat berfungsi sebagai sarana mencari atau memberikan informasi tentang harga barang komoditi tertentu dikemudian hari (price discovery).
  • Fungsi spekulatif, yang berarti, transaksi derivatif dapat memberikan kesempatan spekulasi (untung-untungan) terhadap perubahan nilai pasar dari transaksi derivatif itu sendiri.
  • Fungsi manajemen produksi berjalan dengan baik dan efisien,  yang berarti, transaksi derivatif dapat memberikan gambaran kepada manajemen produksi sebuah produsen dalam menilai suatu permintaan dan kebutuhan pasar pada masa mendatang.
Terlepas dari funsi-fungsi perbankan (bank) yang utama atau turunannya, maka yang perlu diperhatikan untuk dunia perbankan, ialah tujuan secara filosofis dari eksistensi bank di Indonesia. Hal ini sangat jelas tercermin dalam Pasal empat (4) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 yang menjelaskan, ”Perbankan Indonesia bertujuan menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak”.
Meninjau lebih dalam terhadap kegiatan usaha bank, maka bank (perbankan) Indonesia dalam melakukan usahanya harus didasarkan atas asas demokrasi ekonomi yang menggunakan prinsip kehati-hatian.
Ada pun 4 hal ini, jelas tergambar, karena secara filosofis bank memiliki fungsi makro dan mikro terhadap proses pembangunan bangsa.
2.3       Penciptaan Uang
Uang yang diciptakan bank umum adalah uang giral, yaitu alat pembayaran lewat mekanisme pemindahbukuan (kliring). Kemampuan bank umum menciptakan uang giral menyebabkan possisi dan fungsinya dalam pelaksanaan kebijakan moneter.
Bank sentral dapat mengurangi atau menambah jumlah uang yang beredar dengan cara mempengaruhi kemampuan bank umum menciptakan uang giral.
Mendukung Kelancaran Mekanisme Pembayaran
Fungsi lain dari bank umum yang juga sangat penting adalah mendukung kelancaran mekanisme pembayaran. Hal ini dimungkinkan karena salah satu jasa yang ditawarkan bank umum adalah jasa-jasa yang berkaitan dengan mekanisme pembayaran.
Kebijakan moneter adalah proses mengatur persediaan uang sebuah negara untuk mencapai tujuan tertentu; seperti menahan inflasi, mencapai pekerja penuh atau lebih sejahtera. Kebijakan moneter dapat melibatkan mengeset standar bunga pinjaman, “margin requirement”, kapitalisasi untuk bank atau bahkan bertindak sebagai peminjam usaha terakhir atau melalui persetujuan melalui negosiasi dengan pemerintah lain.
Kebijakan moneter pada dasarnya merupakan suatu kebijakan yang bertujuan untuk mencapai keseimbangan internal (pertumbuhan ekonomi yang tinggi, stabilitas harga, pemerataan pembangunan) dan keseimbangan eksternal (keseimbangan neraca pembayaran) serta tercapainya tujuan ekonomi makro, yakni menjaga stabilisasi ekonomi yang dapat diukur dengan kesempatan kerja, kestabilan harga serta neraca pembayaran internasional yang seimbang. Apabila kestabilan dalam kegiatan perekonomian terganggu, maka kebijakan moneter dapat dipakai untuk memulihkan (tindakan stabilisasi). Pengaruh kebijakan moneter pertama kali akan dirasakan oleh sektor perbankan, yang kemudian ditransfer pada sektor riil.
Kebijakan moneter adalah upaya untuk mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi secara berkelanjutan dengan tetap mempertahankan kestabilan harga. Untuk mencapai tujuan tersebut Bank Sentral atau Otoritas Moneter berusaha mengatur keseimbangan antara persediaan uang dengan persediaan barang agar inflasi dapat terkendali, tercapai kesempatan kerja penuh dan kelancaran dalam pasokan/distribusi barang.Kebijakan moneter dilakukan antara lain dengan salah satu namun tidak terbatas pada instrumen sebagai berikut yaitu suku bunga, giro wajib minimum, intervensi dipasar valuta asing dan sebagai tempat terakhir bagi bank-bank untuk meminjam uang apabila mengalami kesulitan likuiditas.
Pengaturan jumlah uang yang beredar pada masyarakat diatur dengan cara menambah atau mengurangi jumlah uang yang beredar. Kebijakan moneter dapat digolongkan menjadi dua, yaitu :
  • Kebijakan Moneter Ekspansif / Monetary Expansive Policy Adalah suatu kebijakan dalam rangka menambah jumlah uang yang edar
  • Kebijakan Moneter Kontraktif / Monetary Contractive Policy Adalah suatu kebijakan dalam rangka mengurangi jumlah uang yang edar. Disebut juga dengan kebijakan uang ketat (tight money policy)
Kebijakan moneter dapat dilakukan dengan menjalankan instrumen kebijakan moneter, yaitu antara lain :
  1. Operasi Pasar Terbuka (Open Market Operation) Operasi pasar terbuka adalah cara mengendalikan uang yang beredar dengan menjual atau membeli surat berharga pemerintah (government securities). Jika ingin menambah jumlah uang beredar, pemerintah akan membeli surat berharga pemerintah. Namun, bila ingin jumlah uang yang beredar berkurang, maka pemerintah akan menjual surat berharga pemerintah kepada masyarakat. Surat berharga pemerintah antara lain diantaranya adalah SBI atau singkatan dari Sertifikat Bank Indonesia dan SBPU atau singkatan atas Surat Berharga Pasar Uang.
  2. Fasilitas Diskonto (Discount Rate) Fasilitas diskonto adalah pengaturan jumlah duit yang beredar dengan memainkan tingkat bunga bank sentral pada bank umum. Bank umum terkadang mengalami kekurangan uang sehingga harus meminjam ke bank sentral. Untuk membuat jumlah uang bertambah, pemerintah menurunkan tingkat bunga bank sentral, serta sebaliknya menaikkan tingkat bunga demi membuat uang yang beredar berkurang.
  3. Rasio Cadangan Wajib (Reserve Requirement Ratio) Rasio cadangan wajib adalah mengatur jumlah uang yang beredar dengan memainkan jumlah dana cadangan perbankan yang harus disimpan pada pemerintah. Untuk menambah jumlah uang, pemerintah menurunkan rasio cadangan wajib. Untuk menurunkan jumlah uang beredar, pemerintah menaikkan rasio.
  4. Himbauan Moral (Moral Persuasion) Himbauan moral adalah kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar dengan jalan memberi imbauan kepada pelaku ekonomi. Contohnya seperti menghimbau perbankan pemberi kredit untuk berhati-hati dalam mengeluarkan kredit untuk mengurangi jumlah uang beredar dan menghimbau agar bank meminjam uang lebih ke bank sentral untuk memperbanyak jumlah uang beredar pada perekonomian.
Bank Indonesia memiliki tujuan untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Tujuan ini sebagaimana tercantum dalam UU No. 3 tahun 2004 pasal 7 tentang Bank Indonesia.
Hal yang dimaksud dengan kestabilan nilai rupiah antara lain adalah kestabilan terhadap harga-harga barang dan jasa yang tercermin pada inflasi. Untuk mencapai tujuan tersebut, sejak tahun 2005 Bank Indonesia menerapkan kerangka kebijakan moneter dengan inflasi sebagai sasaran utama kebijakan moneter (Inflation Targeting Framework) dengan menganut sistem nilai tukar yang mengambang (free floating). Peran kestabilan nilai tukar sangat penting dalam mencapai stabilitas harga dan sistem keuangan. Oleh karenanya, Bank Indonesia juga menjalankan kebijakan nilai tukar untuk mengurangi volatilitas nilai tukar yang berlebihan, bukan untuk mengarahkan nilai tukar pada level tertentu.
Dalam pelaksanaannya, Bank Indonesia memiliki kewenangan untuk melakukan kebijakan moneter melalui penetapan sasaran-sasaran moneter (seperti uang beredar atau suku bunga) dengan tujuan utama menjaga sasaran laju inflasi yang ditetapkan oleh Pemerintah. Secara operasional, pengendalian sasaran-sasaran moneter tersebut menggunakan instrumen-instrumen, antara lain operasi pasar terbuka di pasar uang baik rupiah maupun valuta asing, penetapan tingkat diskonto, penetapan cadangan wajib minimum, dan pengaturan kredit atau pembiayaan. Bank Indonesia juga dapat melakukan cara-cara pengendalian moneter berdasarkan Prinsip Syariah.
Beberapa jasa yang amat dikenal adalah kliring, transfer uang, penerimaan setoran-setoran, pemberian fasilitas pembayaran dengan tunai, kredit, fasilitas-fasilitas pembayaran yang mudah dan nyaman, seperti kartu plastik dan sistem pembayaran elektronik.
Penghimpunan Dana Simpanan Masyarakat
Dana yang paling banyak dihimpun oleh bank umum adalah dana simpanan. Di Indonesia dana simpanan terdiri atas giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan dan atau bentuk lainnya yang dapat dipersamakan dengan itu. Kemampuan bank umum menghimpun dana jauh lebih besar dibandingkan dengan lembaga-lembaga keuangan lainnya. Dana-dana simpanan yang berhasil dihimpun akan disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, utamanya melalui penyaluran kredit.
Mendukung Kelancaran Transaksi Internasional
Bank umum juga sangat dibutuhkan untuk memudahkan dan atau memperlancar transaksi internasional, baik transaksi barang/jasa maupun transaksi modal. Kesulitan-kesulitan transaksi antara dua pihak yang berbeda negara selalu muncul karena perbedaan geografis, jarak, budaya dan sistem moneter masing-masing negara. Kehadiran bank umum yang beroperasi dalam skala internasional akan memudahkan penyelesaian transaksi-transaksi tersebut. Dengan adanya bank umum, kepentingan pihak-pihak yang melakukan transaksi internasional dapat ditangani dengan lebih mudah, cepat, dan murah.
Penyimpanan Barang-Barang Berharga
Penyimpanan barang-barang berharga adalah satu satu jasa yang paling awal yang ditawarkan oleh bank umum. Masyarakat dapat menyimpan barang-barang berharga yang dimilikinya seperti perhiasan, uang, dan ijazah dalam kotak-kotak yang sengaja disediakan oleh bank untuk disewa (safety box atau safe deposit box). Perkembangan ekonomi yang semakin pesat menyebabkan bank memperluas jasa pelayanan dengan menyimpan sekuritas atau surat-surat berharga.
Pemberian Jasa-Jasa Lainnya
Di Indonesia pemberian jasa-jasa lainnya oleh bank umum juga semakin banyak dan luas. Saat ini kita sudah dapat membayar listrik, telepon membeli pulsa telepon seluler, mengirim uang melalui atm, membayar gaji pegawai dengan menggunakan jasa-jasa bank.

Jumat, 26 April 2013

Tugas softskill mengenai ONGKOS

Pengetahuan mengenai ongkos

Pengertian Ongkos
Ongkos adalah kurva yang menunjukkan saling berhubungan antara jumlah ongkos produksi dengan tingkat output yang dihasilkan. Sedangkan yang dimaksud dengan ongkos produksi adalah semua pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan untuk memperoleh faktor-faktor produlsi yang gunanya untuk memproduksi output atau pengeluaran.
Ongkos produksi dibedakan menjadi:
  • Ongkos Produksi Jangka Pendek
Dalam ongkos produksi jangka pendek perusahaan sudah mempunyai peralatan-peralatan untuk produksi seperti mesin, gedung dan tanah. Masalah yang perlu diperhatikan adalah masalah kebijaksanaan bahan baku, tenaga kerja dan lain-lain yang merupakan ongkos variable. jadi dalam ongkos produksi jangka pendek ini terdapat ongkos tetap dan ongkos variable.
  • Ongkos Produksi Jangka Panjang
Dalam ongkos produksi jangka panjang, perusahaan dapat menambah semua faktor produksi, misalnya alat untuk membuat bahan-bahan produksi tersebut agar hasil produksi yang dibuat cepat terselesaikan. Dengan menerapkan system ini tidak ada ongkos tetap dalam jangka panjang. Semua pengeluaran merupakan ongkos variable.
Selain itu ada lagi pengertian lain dari ongkos:
  1. Biaya Ekonomi yaitu ongkos yang dikeluarkan atas penggunaan semua faktor produksi untuk menghasilkan output tertentu
  2. Biaya Akuntans, yaitu ongkos yang pengertiannya hampir sama dengan economic cost, tetapi ongkos disini dinyatakan secara tegas dalam pembukuan
Dari pengertian di atas yang secara umum diungkapkan terdapat juga 2 macam pengertian ongkos yaitu:
  1. Economic Cost (Biaya Ekonomi), yaitu ongkos yang dikeluarkan atas penggunaan semua faktor produksi untuk menghasilkan output tertentu.
  2. Accounting Cost (Biaya Akuntan), yaitu ongkos yang pengertiannya hampir sama dengan economic cost, tetapi ongkos disini dinyatakan secara tegas dalam pembukuan, sehingga ada istilah:
  • Explicit cost, yaitu ongkos-ongkos yang tercatat atau terlihat jelas dalam pembukuan
  • Implicit cost, yaitu ongkos produksi yang tidak terlihat dalam pembukuan
Contohya: adalah perusahaan rokok Djarum super yang mengiklankan produk rokoknya melalui media elektronik seperti iklan yang ada di televise. Maka perusahaan tersebut harus membayar biaya ongkos produksi iklan tersebut. Selain untuk membayar iklan pastinya perusahaan rokok tersebut membutuhkan bahan-bahan untuk membuat rokok tersebut, seperti kertas rokok dan tembakaunya. Maka perusahaan akan mengeluarkan uang untuk ongkos kertas yang diperlukan dan tembakaunnya.
Macam-macam ongkos adalah sebagai berikut:
  • Total Fixed Cost (Ongkos Total Tetap) adalah jumlah ongkos yang tetap yang tidak dipengaruhi oleh tingkat produksi. Contoh : penyusutan, sewa, dsb.
  • Total Variabel Cost (Ongkos Variabel Total) adalah jumlah ongkos-ongkos yang dibayarkan yang besarnya berubah menurut tingkat yang dihasilkan. Contoh : ongkos bahan mentah, tenaga kerja, dsb.
  • Total Cost (Ongkos Total) adalah penjumlahan antara ongkos total tetap dengan ongkos total variabel. TC = TFC + TVC.
  • Average Fixed Cost (Ongkos Tetap Rata-rata) adalah ongkos tetap yang dibebankan kepada setiap unit output.
AFC = TFC / Q , dimana Q = tingkat output
  • Average Variabel Cost (Ongkos Variabel Rata-rata) adalah ongkos variabel yang dibebankan untuk setiap unit output.
AVC = TVC / Q
  • Average Total Cost (Ongkos Total Rata-rata) adalah ongkos produksi yang dibebankan untuk setiap unit output.
ATC = TC / Q
  • Marginal Cost (Ongkos Marginal) adalah tambahan atau berkurangnya ongkos total karena bertambahnya atau berkurangnya satu unit output.
MC = ∆TC / ∆Q = ∆TVC / ∆Q
Pengertian Ongkos Produksi
Ongkos produksi secara umum dapat dinyatakan yaitu segala biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi. Disamping pengertian umum tersebut, ada 2 macam pengertian ongkos, yaitu:
  1. Economic Cost, yaitu ongkos yang dikeluarkan atas penggunaan semua faktor produksi untuk menghasilkan output tertentu;
  2. Accounting Cost, yaitu ongkos yang pengertiannya hampir sama dengan economic cost, tetapi ongkos disini dinyatakan secara tegas dalam pembukuan, sehingga ada istilah :
  • Explicit cost, yaitu ongkos-ongkos yang tercatat atau terlihat jelas dalam pembukuan.
  • Implicit cost, yaitu ongkos produksi yang tidak terlihat dalam pembukuan.
Kurva Ongkos
Kurva ongkos adalah kurva yang menunjukan hubungan antara jumlah ongkos produksi dengan tingkat tinggi output yang dihasilkan.
Penerimaan
Penerimaan adalah segala penerimaan produsen dari hasil penjualan outputnya. Kurva penerimaan adalah kurva yang didalam memproduksi suatu barang, ada dua hal yang menjadi fokus utama dari seorang pengusaha dalam rangka mendapatkan keuntungan yang maksimum, yaitu ongkos (cost) dan penerimaan (Revenue).

Macam-macam penerimaan :
  • Total penerimaan (Total revenue : TR), yaitu total penerimaan dari hasil penjualan outputnya. Pada pasar persaingan sempurna, TR merupakan garis lurus dari titik origin, karena harga yang terjadi dipasar bagi mereka merupakan suatu yang datum (tidak bisa dipengaruhi), maka penerimaan mereka naik sebanding (Proporsional) dengan jumlah barang yang dijual. Pada pasar persaingan tidak sempurna, TR merupakan garis melengkung dari titik origin, karena masing perusahaan dapat menentukan sendiri harga barang yang dijualnya, dimana mula-mula TR naik sangat cepat, (akibat pengaruh monopoli) kemudian pada titik tertentu mulai menurun (akibat pengaruh persaingan dan substansi).

  • Penerimaan rata-rata (Avarage Total revenue: AR), yaitu rata-rata penerimaan dari per kesatuan produk yang dijual atau yang dihasilkan, yang diperoleh dengan jalan membagi hasil total penerimaan dengan jumlah satuan barang yang dijual.

  • Penerimaan Marginal (Marginal Revenue : MR), yaitu penambahan penerimaan atas TR sebagai akibat penambahan satu unit output.
Keuntungan Maksimal
Keuntungan maximum adalah keuntungan penuh dari output yang telah di produksi sebelumnya. Keuntungan maksimal dapat dibagi menjadi 3 yaitu :
  • Pendekatan Total
  • Pendekatan Marginal
  • Pendekatan Rata-Rata

Pendekatan Total
Laba Total (p) adalah perbedaan antara penerimaan total (TR) dan biaya total (TC). Laba terbesar terjadi pada selisih posistif terbesar antara TR dengan TC.  Pada selisih negative antar TR dengan TC perusahaan mengalami kerugian, sedang jika TR = TC perusahaan berada pada titik impas.

Dalam menentukan keuntungan maksimum ada 2 cara sebagai berikut:
  • Keuntungan maksimum dicari dengan jalan mencari selisih antara keuntungan maksimum dengan ongkos minimum.
  • Keuntungan maksimum terjadi pada saat MR = MC.

Pendekatan Marginal
Perusahaan memaksimumkan keuntungan pada saat penerimaan marginal (MR) sama dengan biaya marginal (MC).Biaya Marginal (MC) adalah perubahan biaya total perunit perubahan output. Penerimaan Marginal (MR) adalah perubahan penerimaan total per unit output atau penjualan.Hasil Penjualan Marjinal,satu konsep (istilah) mengenai hasil penjualan yang sangat penting untuk diketahui dalam analisis penentuan harga dan produksi oleh suatu perusahaan adalah pengertian hasil penjualan marjinal (MR yang merupakan singkatan dari perkataan Marjinal’Revenue), yaitu tambahan hasil penjualanjangdiperoleh perusahaan dari menjual satu unit lagi barangyang diproduksikannya.

Pendekatan Rata-rata
Hasil Penjualan Rata-rata,untuk suatu perusahaan dalam pasar persaingan sempurna hasil penjualan rata-rata (AR) adalah harga barang yang diproduksi perusahaan adalah Rp 3000 maka d0=AR0= MRQ adalah kurva permintaan yang dihadapi perusahaan.

Selasa, 01 Januari 2013

PT Semen HOLCIM INDONESIA .Tbk





Holcim dikenal sebagai pelopor dan inovator di sektor industri semen yang tercatat sebagai sektor yang tumbuh pesat seiring pertumbuhan pasar perumahan, bangunan umum dan infrastruktur. Kami satu-satunya produsen yang menyediakan produk dan layanan terintegrasi yang meliputi 10 jenis semen, beton dan agregat. Kini tengah dikembangkan usaha waralaba yang unik, yakni Solusi Rumah, yang menawarkan solusi perbaikan dan pembangunan rumah dengan biaya terjangkau dengan dukungan lebih dari 9.200 ahli bangunan binaan Holcim, waralaba yang  hingga pertengahan 2011 telah mencapai 351 gerai, dan staf penjualan via telepon yang jumlahnya terus bertambah.
Produk kami dijual di lebih dari 9.000 toko bangunan di seluruh Indonesia. Holcim Beton adalah perusahaan yang pertama memasarkan SpeedCrete®, produk beton cepat kering untuk membantu menghemat waktu perbaikan jalan dan proyek pembangunan, sementara layanan pemesanan via telepon MiniMix memudahkan konsumen mendapatkan produk beton jadi pada hari yang sama. Kami pula perusahaan pertama yang mengembangkan fasilitas batching plant keliling.
Seminar yang kami selenggarakan untuk kalangan industri seputar prosedur pengecoran beton skala besar untuk pendirian pondasi gedung tinggi merupakan yang pertama di sini. Kami mempelopori pembangunan Akademi Holcim yang merupakan pusat pendidikan profesi yang menawarkan program pengembangan ketrampilan teknik dan manajemen kepada para siswa dari negara-negara Asia Tenggara.
Kebutuhan untuk pasar utama kami, yaitu Pulau Jawa, dipasok dari dua unit produksi utama dan satu stasiun penggilingan, dan semua unit ini mampu berproduksi dengan kapasitas 8.265 juta ton pertahun. Saat ini sedang dibangun unit produksi yang ketiga di Tuban, Jawa Timur, yang berkapasitas tahunan 1,7 juta ton dan direncanakan mulai berjalan pada tahun 2013. Kami mengoperasikan banyak batching plant beton, dua tambang dan jaringan logistik lengkap yang mencakup pula gudang dan silo.


Visi & Misi

Misi 
Holcim akan tumbuh dengan menyediakan solusi bangunan berkelanjutan untuk segmen pelanggan tertentu, dan dengan mengembangkan potensi personil dan masyarakat, berkat manajemen yang inovatif dan jaringan yang terpadu, untuk memberikan keuntungan sebesar mungkin bagi para pemangku kepentingan tanpa melupakan pelestarian lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Visi 
Menyediakan kondisi berkehidupan yang sehat bagi masa depan masyarakat.


Struktur Organisasi


Dewan Direksi


Dari kanan ke kiri: Jannus O. Hutapea, Derek Williamson, Lilik U. Raharjo, Patrick Walser, Eamon Ginley, Olaf Nahe, Rully Safari dan Fazri Yulianto.

Profile lengkap :

President Direktur :  Eamon J. Ginley
Eamon Ginley ditunjuk menjadi Presiden Direktur pada tanggal 19 Juli 2009. Sebelumnya ia menjabat sebagai Manufacturing Director Holcim Indonesia sejak November 2004 yang menangani pabrik semen di Narogong dan Cilacap, direktorat Corporate Engineering dan unit usaha Geocycle. Karirnya di Holcim dimulai saat ia masuk ke Holcim South East Asia pada tahun 2001 sebagai penasehat perusahaan, dan diangkat menjadi Production Director di Pabrik Narogong saat Holcim menjadi pemegang saham mayoritas pada bulan Desember 2001. Sebelum itu ia bekerja sebagai Manufacturing Manager di Gladstone Cement Plant milik Queensland Cement Ltd. Eamon adalah sarjana Teknik Kimia dari Canterbury University di Selandia Baru.

Direktur Sumber Daya Manusia : Rully Safari
                            
Jabatan Director of Human Resources dipegangnya sejak bulan Mei 2008 berkat pengalamannya selama 13 tahun lebih bekerja di bidang ketenagakerjaan. Rully sebelumnya bekerja untuk Nokia Siemens Networks sebagai Head of Human Resources. Sejak 2004 hingga 2006 ia bekerja di American President Lines sebagai Head of Human Resources, dan selama periode 2000-2004 bekerja di Lafarge Indonesia sebagai Wakil Direktur Utama Senior. Ia menyelesaikan pendidikan Administrasi Niaganya di Business School of Strayer University, Washington, D.C.


Direktur Keuangan : Olaf Nahe


Olaf ditunjuk menjadi Direktur Keuangan atau Chief Financial Officer pada bulan April 2007 untuk menangani urusan Keuangan & Pengawasan, Pengadaan dan Teknologi Informasi. Sebelum masuk Holcim Indonesia, ia bekerja di Holcim Deutschland sebagai CFO. Karirnya diawali di PricewaterhouseCoopers, dan pernah pula menduduki berbagai jabatan di Colgate – Palmolive di Jerman dan AS. Ia memegang gelar sarjana Ekonomi dari Hamburg University selain gelar doktor Akuntansi Konsolidasi.


Legal & Corporate Affairs Director : Jannus O. Hutapea


Jannus diangkat menjadi Legal & Corporate Affairs Director merangkap Corporate Secretary sejak Januari 2002 setelah sebelumnya menjabat sebagai General Manager (1997-2001) dan sebagai Public Relations and External Affairs di PT Coca Cola Indonesia sebelum bergabung dengan Holcim. Ia juga mengajar di Universitas Indonesia dan London School of Public Relations di Jakarta. Beliau adalah Sarjana Ilmu Sosial dari Universitas Advent Indonesia (UNAI) dan meraih gelar Magister Komunikasi dari Tokyo Nihon Institute di Jepang pada  tahun 1978




Manufacturing Director : Lilik Unggul Raharjo


Lilik ditunjuk sebagai Manufacturing Director perusahaan pada bulan Juli 2009 setelah sebelumnya bekerja sebagai Plant Manager Cilacap mulai tahun 2006 sampai dengan 2009. Lilik memegang beberapa jabatan manajemen produksi dan teknis sejak bergabung dengan Holcim pada tahun 1991. Sebelum itu ia bekerja untuk Badan Tenaga Atom Nasional dan di bagian litbang di perusahaan produsen keramik. Lilik adalah sarjana Teknik Kimia dari Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.


RMX & Aggregates Director : Derek Williamson


Derek menjabat sebagai Director of Readymixed and Aggregatessejak bulan Mei 2008, dan bertanggung jawab atas PT Holcim Beton, anak perusahaan Holcim Indonesia. Ia berpengalaman lebih dari 17 tahun di industri bahan bangunan, khususnya beton jadi dan tambang agregat. Sebelum masuk ke Holcim Indonesia pada tahun 2006 sebagai Technical and Development General Manager, ia memegang sejumlah posisi penting di berbagai perusahaan besar di sektor bahan bangunan, dengan jabatan terakhir sebagai National Sales and Marketing Director di Thailand. Derek adalah pemegang gelar Pascasarjana Manajemen Tambang dari University of Leeds di Inggris, dan gelar Sarjana Teknik dari Kasetsart University di Thailand.


Logistics and Exports Director : Fazri Yulianto


Fazri menduduki jabatan Director of Logistics and Exports sejak bulan Juni 2006, dan menangani seluruh unit dan kegiatan operasional terkait rantai pasokan. Ia mulai bekerja di Holcim Indonesia pada tahun 2004, dan sebelum diangkat sebagai direktur dia adalah Corporate Procurement Manager. Sebelum bergabung dengan Holcim, ia bekerja untuk PT Kimberley Lever Indonesia sebagai Assistant Procurement Manager (2002-2003), dan untuk PT Mattel Indonesia Dua sebagai Contract and Services Manager (2001-2002). Fazri adalah sarjana Teknik Kimia lulusan Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.



Marketing and Innovation Director : Patrick Walser


Patrick menjadi Director of Marketing and Innovation sejak tahun 2005. Ia bergabung dengan Holcim Apasco pada tahun 1991 dan tanggung jawab menangani urusan konstruksi, pengoperasian dan perawatan. Pada tahun 1999 ia bergabung dengan Holcim Group Support Ltd. sebagai konsultan senior untuk menjalankan program MAC di seluruh dunia. Pada tahun 2002 ia diangkat Wakil Direktur Utama urusan Pemasaran dan Penjualan Holcim (Lanka) Ltd. Patrick meraih gelar sarjana Teknik Mesin dari Swiss Federal Institute of Technology dan gelar magister Administrasi Niaga dari University of Saint Gallen, Swis.







Produk PT Semen HOLCIM INDONESIA .Tbk



Holcim memproduksi sembilan jenis tipe semen begitu pula spesialisasi pada campuran beton serta waralaba Solusi Rumah dan juga memproduksi bahan bangunan jadi. Berikut adalah beberapa produksi semen holcim ;

Semen :
- Holcim Serba Guna
- Holcim Smooth Fibre
- Holcim Ready Flow
- Holcim Ready Flow Plus
- Holcim Durable
- Holcim Extra Durable
- Holcim Drillwell Plus®

Beton :
-Beton jadi 

Agregate
- Agregat kasar: untuk beton ,aspal, perekat,dan material drainasi
- Agregat halus: bahan untuk pasir, penghancur abu dan pasir silika
- Agregat lainnya: bongkahan batu, batu gabion, bantalan rel kereta api dan landasan jalan



Marketing PT Semen HOLCIM INDONESIA .Tbk




Strategi yang digunakan oleh Holcim adalah marketing mix. Dalam market development, Holcim berusaha membangun pasar melalui brand building dengan memasang iklan yang memakan biaya hingga Rp 34,91 milyar pada tahun 2006, atau 9 kali lipat biaya iklan semen Tiga Roda milik Indocement. Sedangkan product development dilakukan dengan membangun produk melalui penciptaan produk-produk baru seperti rumah tahan gempa, Semen Serba Guna, dan mortar instan yang merupakan hasil kerja sama Holcim dengan PT Cipta Mortar Utama.





Sumber Daya Manusia PT. Semen HOLCIM INDONESIA.Tbk




- Akademi Holcim

Akademi Holcim yang berdiri pada tahun 2007 ini merupakan pusat pendidikan sekaligus pusat pengembangan ketrampilan kerja dan peningkatan kinerja organisasi, kepemimpinan dan manajemen.
Pengembangan Sumber Daya Manusia kini kian canggih dan sesuai sasaran. Sebagai pusat yang khusus dibentuk dalam rangka pengembangan SDM dan yang pertama di kawasan ini, Akademi Holcim mengembangkan berbagai program peningkatan kemampuan diri dan organisasi. Di sini staf dididik untuk meningkatkan kemampuan diri dalam memimpin dan mengelola organisasi maupun di bidang kerja dan teknis. Selain itu mereka juga mendapat pelatihan khusus dalam program Organizational Performance Improvement (OPI).
Tim OPI yang beranggotakan pelatih penuh dedikasi dari kalangan sendiri terus menunjukkan hasil yang sangat terukur dan memuaskan. Prestasi tahun ini antara lain penghematan listrik dan pengurangan daya kWh perton semen, perampungan administrasi dan efisiensi manajemen truk, serta peningkatan produksi semen berkat upaya staf menekan tingkat kehilangan, meningkatkan kemampuan teknis, memperbesar motivasi tim dan proaktif mencari pemecahan masalah.
Pelatihan OPI diselenggarakan di dalam perusahaan dan semua direktorat menunjuk personil masing-masing untuk diikutsertakan dalam pelatihan agar mereka mampu mengajar rekan-rekan yang lain.


-Kerja sama dan mengadakan pelatihan

Holcim mengutamakan skilled labor daripada low skilled labor oleh karena itu untuk menjamin kualitas semen yang dihasilkan, terutama para pekerja dan tukang bangunannya. Baik-buruknya kualitas produk semen sangat bergantung pada cara tukang bangunan mengaplikasikan produk Oleh karena itu, bekerja sama dengan Politeknik Negeri Jakarta, sejak tahun 2006 HI menggelar pelatihan kepada para tukang bangunan yang diberi nama Akademi Ahli Bangunan Holcim (AABH) di berbagai kota. Dalam pelatihan tersebut, HI mengasah skill tentang konstruksi dan memberikan pengetahuan yang berkaitan dengan masalah keselamatan serta kesehatan kerja.
Selain mengadakan pelatihan AABH, sejak tahun 2006, Holcim membuka sarana pendidikan setara D III bagi lulusan SMA yang disebut Enterprise based Vacational Education (EVE) yang bekerja sama dengan Universitas Sudirman Purwokerto. Status mahasiswa EVE adalah mahasiswa magang yang belajar selama 5 hari dalam satu minggu, 1 hari class room dan 4 hari praktek lapangan. Dalam EVE, siswa lulusan SMA tersebut diberi pelajaran dan pelatihan mengenai produksi semen. Nantinya, beberapa lulusan yang dianggap layak akan ditarik untuk bekerja di HI.

-Penerimaan lowongan kerja melalui media internet

Pt holcim juga membuat iklan penerimaan pekerjaan melaui media internet melalui website-website yang mengatur lowongan pekerjaan





Sumber : http://www.holcim.co.id/id.html
              http://wearethewinners.wordpress.com/kuliahku/